Rabu, 15 Mei 2013

perbedaan antara linux dan windows




 Perbedaan Antara Linux Dan Windows


Linux merupakan sistem operasi yang terbuka (open source). Artinya linux adalah sebuah sistem operasi yang GRATIS dan boleh dikembangkan oleh siapa saja. Sedangkan Windows, merupakan sistem operasi yang tertutup (komersial). Artinya, kalau kita mau pakai Sistem Operasi Windows, kita harus membeli lisensi dulu dari Microsoft (Perusahaan yang membuatnya) dan Windows tidak boleh dikembangkan oleh orang lain. Karena dia tidak meng-gratiskan sistem operasi dia. Karena linux merupakan sistem operasi yang terbuka, banyak orang yang mengembangkan linux. Sampai sekarang ada banyak macam – macam linux. Macam-macam linux itu disebut dengan “Distro”. Ada Distro linux yang namanya Debian, Suse, Redhat, Mandrake, Fedora, dan lain-lain. Mengapa banyak Distro? Karena yang mengembangkannya bukan satu orang atau perusahaan saja. Jadi nama dari distro juga sesuai keinginan yang membuatnya. Windows itu memang berbeda dengan linux. Dia juga banyak versinya. Ada Windows 95, Windows 98, Windows 2000, Windows ME, Windows XP, yang terbaru sekarang ini adalah Windows Vista. Tapi, macam-macam windows itu disebut Versi. Karena dia itu mengembangkan sistem operasi tersebut hanya satu perusahaan saja yaitu Microsoft


Berikut ini adalah contoh perintah Command Prompt Windows & Command Line Linux


No. Perintah di Linux Perintah di Windows Fungsi
1. Ls Dir Memunculkan Direktori
2. Cd Cd Pindah direktori
3. Cp Copy Untuk menyalin file
4. Find Find Mencari file
5. Mkdir Md Membuat direktori baru
6. Mv Move Memindahkan file atau folder
7. Rm Del Menghapus file
8. Rmdir Rd Menghapus Direktori
9. cat namafile.txt | lpr Print Mencetak file
10. Cal Date Menampilkan tanggal dan waktu

Sebelum memahami perbedaan, berikut ini persamaan Linux dan Windows:
Linux dan Windows sama-sama nama untuk sistem operasi "komputer" dan sama-sama punya beberapa jenis atau pilihan, misal Linux Nusantara, BlankOn, Ubuntu, Mandriva, Fedora, openSUSE, Slackware, Debian, Gentoo, Redhat, Mint, dll. Sedanhkan di Windows ada Windows 98, Me, XP, Vista, 7, Server 2008, Mobile, dll. "komputer" itu bisa berupa pc, notebook, smartphone, dll.
Persamaan adanya pilihan/jenis di atas sebenarynya tidak persis sama, karena jenis Windows itu hanya tersedia buatan MS (Microsoft), sedangkan jenis Linux itu bisa buatan beberapa pihak yg berbeda. Tidak ada Windows buatan Indonesia, sedangkan Linux ada yang dibuat Indonesia, misalnya Nusantara dibuat (tepatnya didanai) pemerintah, BlankOn dibuat yayasan dan sebagian komunitas Linux di Indonesia, Ubuntu dibuat perusahaan bernama Canonical yang berpusat di Eropa, Mandriva dibuat perusahaan Mandriva yg berpusat di Perancis, Fedora dibuat komunitas yg didanai RedHat di Amerika, openSUSE dibuat perusahaan Novel di Jerman, dsb.
NB: Mohon maaf kalau ada jenis Windows dan Linux yg belum disebut, bukan maksud saya merendahkan, tapi saya hanya menyebut yg teringat saya saat menulis ini.

Sebelum menulis perbedaan Linux dan Windows yang benar-benar beda, saya sebutkan dulu persamaan yang benar-benar sama, yaitu tampilan Linux dan Windows bisa dibuat sama, misal Start dari pojok kiri bawah, lalu tarik mouse ke atas untuk memilih program. 
Dalam masa permulaan saya untuk menjajaki sistem operasi Linux dulu, saya berusaha mati-matian untuk mencari referensi tentang perbandingan di antara kedua OS ini.  Dari yang pro sampai kontra terhadap masing-masing OS, dari yang benar-benar mengerti OS ini sampai yang hanya 'pura-pura mengerti'.

Kemudian, apakah benar kedua OS ini harus diperbandingkan?, demi apa?.  Pencarian yang seperti ini sebenarnya menyesatkan untuk user komputer itu sendiri, sebab membandingkan keduanya secara tidak jelas adalah sebuah kebodohan.

Hal yang harus diperhatikan untuk kemudian mempelajari lebih dalam di antara keduanya adalah fungsi utama, akan kita jadikan apa sih OS ini di komputer kita?, apakah benar-benar fungsional atau hanya gaya-gaya saja?.

Windows yang user friendly
Linux atau Windows itu punya target user sendiri-sendiri, punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.  Pasar Windows dikhususkan untuk user yang berorientasi pada user interface, tampilan, kemudahan akses di komputer.  Sedangkan Linux pada dasarnya diciptakan untuk kalangan mereka yang ingin mempelajari lebih jauh soal komputer, biasanya kalangan developer.

Tapi apakah 'itu' saja?, windows pun ternyata tidak hanya unggul di UI, tidak hanya di tampilan saja, banyak sekali software untuk windows yang diperuntukan sebagai developping program, ada juga software yang dikhususkan di sisi server, bahkan jika dihitung, program untuk OS windows yang ada dan justru user friendly lebih banyak, apalagi masalah gaming, tentunya user friendly.

Linux, secara UI pada beberapa waktu yang lalu kalah telak dibanding windows, meski pada tahun-tahun belakangan sudah banyak perbaikan di sana-sini.  Oke, sekarang masalah UI sudah bisa diatasi, tapi tidak sesimpel itu juga, butuh tweak sana-sini, butuh kemampuan komputer yang memadai untuk mengerti sistem operasi linux.  Bahkan sampai sekarang ini, masalah graphic engine di linux merupakan salah satu masalah utama yang entah kapan akan berakhir, maka dari itu bahkan para master Gaming lebih memilih windows ketimbang Linux.

Apalagi untuk bidang aplikasi, Linux sampai sekarang masih kurang baik dibanding windows, karena apa?, karena banyak aplikasi Linux yang sifatnya open source, mudah diutak-atik, sehingga sedikit developper yang benar-benar mau untuk menggarap secara serius dalam mengembangkan aplikasinya di Linux.  Jika ada pun, tidak banyak yang bertahan lama, masalah donasi adalah masalah urgent untuk pengembangan lebih lanjut, apalagi aplikasi gratisan tentu terkendala soal biaya developping, sehingga tidak sedikit aplikasi yang punya prospek bagus justru terhenti di tengah jalan karena masalah biaya pengembangan.

Linux the mighty
Meski demikian, Linux tidak jelek-jelek amat kok, karena sudah saya bilang dari awal, bahwa Linux dan windows pada dasarnya punya target sendiri sendiri.  Keuntungan sifat open source pada aplikasi di linux, dan linux nya itu sendiri, adalah kebebasan dalam memodifikasi, dan pengembangannya pun dikerjakan bersama-sama, ditest bersama-sama, dinikmati sama-sama.  Sehingga aplikasi linux ini, dari kita, oleh kita, untuk kita.  Tidak seperti kebanyakan Aplikasi di windows yang sifatnya closed source, kita hanya memiliki akses terbatas untuk memodifikasi suatu source code pada sebuah aplikasi, karena aplikasi windows umumnya berbayar dan memodifikasinya bisa jadi sebuah tindakan pelanggaran hak cipta.

Selain itu, Keamanan pada sistem Linux secara default kebanyakan tidak bisa dianggap remeh, jika ingin belajar lebih jauh soal keamanan sistem komputer, pakailah linux!.  Aplikasi di linux memang sebagian besar adalah berkutat pada programming dan developping, sebagian lagi berorientasi pada sistem keamanan jaringan, bahkan linux terkenal dengan keamanannya sampai google pun beralih haluan dari sistem operasi windows ke linux.

Untuk aplikasi sendiri, banyak alternatif yang bisa dipilih sebagai referensi jika anda ingin migrasi dari windows ke linux.

Jika anda ingin tahu, banyak aplikasi di linux yang sangat powerfull dalam bidang peretasan, sistem operasi Linux banyak digunakan oleh perusahaan IT, Linux menempati kelas utama dalam dunia cyber.  Bahkan beberapa aplikasi diluar itu pun di Linux dikenal juga sebagai aplikasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.  Misal dalam desain grafis, Blender dan Gimp adalah dua aplikasi open source yang tersedia di Linux dalam bidang desain grafis, yang menempati posisi atas dalam jajaran pilihan aplikasi para desainer dunia.

Tentunya untuk menguasai OS Linux, kita dituntut punya wawasan yang lebih dalam bidang komputer.


Perbandingan Software di Linux dan Windows Client
Langkah awal migrasi itu sangat penting sekali. Terutama membuat user tidak terkejut lagi setelah sebelumnya bertahun-tahun terbiasa pake Windows dan sekarang harus menghadapi hal baru. Yaitu Linux. Walo kita pake Ubuntu, tetep aja semua linux sama saja bagi mereka.

Dengan menyamakan software di Windows dengan di Linux, ini akan memudahkan mereka saat nanti full menggunakan Linux. Kebiasaan mreka di Windows, akan mreka temukan kembali di Linux. Ini akan membuat mreka tidak takut lagi.

Berikut software-software yang kita pake di Ubuntu dan Windows:
No
Software
Linux
Windows
1
Internet browser
*Mozilla Firefox 2.x (+ flash + java)
Mozilla Firefox 2.x (+ flash + java)
2
Email client
Mozilla Thunderbird 2.x
Mozilla Thunderbird 2.x
3
Calendar client
Mozilla Sunbird
Mozilla Sunbird
4
Office suite
*OpenOffice.org 2.3 (+ odf-converter)
OpenOffice.org 2.3 (+ odf-converter)
5
PDF viewer
*Evince (aka: Document Viewer)
Foxit Reader
6
Image viewer
*Eye of Gnome (aka: Image Viewer)
IrfanView
7
Virtual printer PDF
Cups-PDF
PDFCreator
8
Compression utility
*File Roller (aka: Archive Manager)
7zip
9
Multimedia Player
*Totem (aka: Movie Player)
*Windows Media Player
10
Multimedia codec
*Gstreamer
K-Lite Codec Mega Pack
11
Jabber client
*Pidgin
Pidgin 2.3 / Exodus
12
Dictionary Eng-Ind/Ind-Eng
Stardict 3.x
Stardict 3.x
13
Remote desktop
*Vino (aka: Remote Desktop)
RealVNC 4.x
14
Post-it Notes
*Tomboy
Stickies
15
Antivirus
-
AVG Free Edition 7.5


Struktur Sistem Linux

  1. Kernel : Bagian utama dari sistem operasi linux yang berperan penting, kenapa? karena kernel ini merupakan program yang dapat memanage hardware, software maupun layanan input/output bahkan kernel dapat memanage file/data yang tersimpan dan dapat memanggil file tersebut sebagai input yang dibaca dan yang berperan disini adalah user yang berhubungan langsung dengan sistem operasi melalui system call. Kernel ini fungsinya mirip BIOS di windows dalam kernel ini terdapat fasilitas sbb :
    1. Pengaturan waktu da tanggal
    2. Penanganan security
    3. Management file
    4. Penjdawalan proses
    5. Layanan I/O
    6. Dapat menangani jika ada kesalahan/interupsi
    7. Management memory
    8. Akuntansi komputer
  2. Command interpreter/shell : Penghubung/jembatan antara user dan sistem operasi yang bertugas menerim dan membaca input yang dikirim oleh user.
  3. Uttility : Merupakan suatu program yang ingin dibuat user sesuai dengan tugas tertentu yang disediakan linux.
  4. System Call
  5. Library
  6. Device driver
  7. Program aplikasi : Program perangkat lunak (aplikasi) yang dibuat oleh user.
Gambar struktur linux dapat dilihat pada gambar berikut :

Atau ..


Sistem Operasi Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system :
 
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi

2. FAT 32 (File Allocation Table 32)
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.
 
3. NTFS (New Technology File System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.

Sedangkan Linux mempunyai beberapa file system:

1. Ext 2 (2rd Extented)
    EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext 3 (3rd Extended)
    EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
  1. Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
  2. Integritas data, EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
  3. Kecepatan, Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
  4. Mudah dilakukan migrasi, Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
  5. Ext 4 (4rd Extended), Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
    Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit. Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.
* FileSystem

Windows umumnya menggunakan FAT, FAT32, ataupun NTFS dan yang terbaru exFAT, namun exFAT belum umum digunakan

Linux umumnya menggunakan ext2, ext3, dan terbaru ext4 ataupun reiserFS, XFS

Mac OS X menggunakan HFS dan HFS+


* Tahapan Booting

Windows
Bootloader akan mencek file boot.ini di partisi C:\ lalu akan meload ntdetect.com dan ntloader, setelah itu barulah meload kernel32.dll dan semua driver yang berekstensi .sys (windows\System32\Driver\), setelah itu meload service dan pustaka program yang diperlukan kemudian menjalankan winlogonui.dll dan terakhir explorer.exe

Linux
Bootloader akan mencek konfigurasi bootloader dimana partisi root berada barulah meload kernel, kernel kemudian melakukan probing hardware dan setelah probing selesai, linux akan menjalankan service dasar udev untuk membuat file device hasil probing dan meload driver yang sesuai hardware baik driver yang tertanam di image kernel (vmlinuz) ataupun yang berupa modul (*.ko) . setelah itu menjalankan service secara background barulah menjalankan mode GUI melalui service GDM atau KDM dan meload X11 dan menjalankan Desktop session (Gnome, KDE, XFCE, atau yang lainnya)

Mac OS X
Bootloader akan meload kernel (darwin kernel) dan meload seluruh ekstensi kernel yang berekstensi .kext, setelah itu akan dilakukan probing hardware yang terdapat di PC/laptop dengan mendumping info DSDT dari BIOS motherboard, setelah itu membuat file device hasil probing DSDT dan melakukan pengenalan hardawre melalui srvice IOREG (semacam UDEV di Linux) barulah dijalankan program decrypter file binari (apple decrypter atau dsmos) untuk bisa meload driver dan menjalankan binari program baik service ataupun program lainnya, setelah semua service dijalankan maka akan dijalankan mode GUI (loginwindow.app) dan barulah OS masuk mode GUI dan menjalankan program yang diperlukan saat startup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar